Kita Membangun Kehidupan Bukan Daftar Riwayat Hidup - Motivasi Sound Today - E1S2020



Transcrpit:

Seorang professor universitas memulai kelasnya dengan mengeluarkan uang 20 pounds dari kantong belakangnya. Profesor ini bertanya kepada sekitar 200 mahasiswanya "Siapa yang mau uang ini?". Secara alami, semua mahasiswa mengangkat tangannya. Profesor itu berkata, "Menarik."

Professor itu bilang, Sebelum saya memberikannya, saya ingin bertanya sesuatu." Kemuadian Profesor itu melipat uangnya 2 kali dan berkata, " Siapa yang masih mau uang ini?" 200 orang masih mengangkat tangan mereka. Kemudian dia bilang "Biar saya coba yang lain." Profesor itu mengambil uangnya dan meremasnya. Kemudian di bilang, "Siapa yang masih mau uang ini?" 200 orang masih mengangkat tangan.

 motivation quote image - Kita Membangun Kehidupan Bukan Daftar Riwayat Hidup


Akhirnya, dia membuang uang itu kelantai, menginjak uang itu dengan sepatunya. Lalu dia mengambil uangnya yang kotor dan bilang, "Siapa yang masih mau uangnya?" 200 orang masih mengangkat tangannya. Hari ini kalian belajar pelajaran yang penting. Tidak peduli seberapa banyak saya remas, tekan dan injak uang itu, kalian masih menginginkannua karena uang itu masih bernilai 20 pounds.





Seperti uang 20 pounds, diri kita juga bernilai seperti itu. Tidak peduli berapa kali kehidupan menginjakmu meremasmu, menggumpalkannmu dan menekanmu, nilai kita tetaplah sama yang menerangi diri kita dengan segala kebahagiaan, pengetahuna dan keabadian. Sinar itu tidak akan bisa diambil.

Hidup kita bukan ditentukan dari nilai pakaian, jumlah uang di rekening atau jabatan kita. Kita membangun kehidupan bukan daftar riwayat hidup. Di pertengahan 2009, dia adalah seorang insinyur perangkat lunak tapi tak ada yang mau memperkerjakannya. Dia memiliki 12 tahun pengalaman di Yahoo, tapi ditolak oleh Facebook dan Twitter. Dia kuliah di universitas yang bagus, dia memiliki daftar riwayat hidup yang baik. Tapi dia memutuskan untuk bekerja sama dengan teman alumni di Yahoo. Dan muali membuat aplikasi dan fokus memulai usahanya.

Dalam 5 tahun, dia menjual aplikasinya seharga 19 milyar dollar ke Facebook. Percaya atau tidak, dialah Brian Acton pendiri WhatsApp. Ketika dia ditolak oleh Facebook dia mengatakan, "ini kesempatan yang baik untuk terhubung dengan orang-orang hebat dan menantikan petualangan hidup selanjutnya."

Ketika dia ditolak oleh Twitter, dia meresponnya dengan mengatakan "Tidak apa-apa mungkin jaraknya jauh dari rumah." Sangat menarik melihat seseorang yang ditolak oleh 2 perusahaan raksasa internet meresponnya dengan humor dan sikap positif.

Pereempuan ini didiagnosis mengalami depresi klinis, dia gagal dalam pernikahannya, menjadi pengangguran dan hidup dengan seorang anak. Dia dalam perjalanan kereta api yang tertunda selama 4 jam dari Manchester menuju London. Dan ide itu muncul dan dia mulai menulis buku tentang penyihir.

Dia menulisnya dan menyelesaikan buku itu kemudian membawanya ke 12 penerbit. Dan semua 12 penerbit menolak buku itu. Percaya atau itu tidak dia adalah J.K. Rowling.

Pria ini melihat perusahaannya runtuh. Dia drop out dari Havard University. Demi produk pertamanya juga tidak berhasil. Kemudian dia membangun microsoft, namanya adalah Bill Gates.

Kegagalan adalah sebuah pertanda sehingga kita harus memperluas ruang lingkup kita. Kita harus bersiap dan membangun diri kita ke tingkat selanjutnya. Pada akhirnya, yang kita capai jauh lebih besar dari apa yang kita bayangkan untuk diri kita.

Semua ini tidak akan terjadi jika kita tidak mengalami ini semua. Karena jika mita mencapai semuanya, kita merasa nyaman dan menerima sesuatu yang dianggap tujuan kita. Tapi sebenarnya, ketika kamu tidak mendapatkannya kamu akan melihat ke belakang dan bercermin dan menyadari bahwa apa yang telah kamu dapatkan jauh lebih besar.

Kegagalan menjadi kegagalan ketika kita tidak belajar darinya dan menjadi pelaharan ketika kita memetik hikmahnya. Kita seharusnya menerapkan pelajaran ini dan mendapatkan banyak wawasan untuk meningkatkan kinerja kita. Dan untuk lebih bersemangay dengan energi yang berbeda.

Tantangan kita sekarang adalah kita hanya membicarakan kegagalan orang saat mereka berhasil. Dan itulah kenapa kita merasa tabu seolah-olah mereka tidak pernah mengalami kegagalan. Kita perlu membagikan cerita ini dan meneruskan cerita dan pengalaman ini, sehingga orang lain yang sedan berjuang akan mengikuti jejak langkah yang sama.

Steve Jobs berkata, "Kalian tidak bisa menghubungkan titik-titik dengan melihat kedepan, kamu hanya bisa menghubungkannya dengan melihat ke belakang."

Written By

Amateur Full-Stack Developers and Full-Stack UI Designer • Powered by love and coffee • Portofolio on dribbble.com/sanengineer

1 komentar

please commenting not spamming